Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

PHBS
merupakan singkatan dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yaitu sekumpulan
perilaku yang dipraktekkan atas dasar kesadaran sebagai upaya agar dirinya
sehat dan aktif membantu kesehatan masyarakat di sekitarnya. PHBS memang
sepertinya mudah dikatakan tapi penerapannya sangat sulit karena membutuhkan
kesadaran dan kesungguhan akan pentingnya menjaga kesehatan. Semua perilaku
manusia sebenarnya pasti punya pengaruh terhadap kesehatan, apapun bentuknya,
mulai dari makan, tidur, mandi, berpakaian, sampai cara belajar, hanya saja
diprioritaskan mana perilaku yang berpotensi menimbulkan penyakit.
Pada anak usia
6-12 tahun PHBS dilakukan tidak hanya di lingkungan rumah tapi juga di
lingkungan sekolah. PHBS pada usia dini baik untuk mendidik dan menanamkan
kesadaran akan pentingnya kebersihan sebagai upaya menjaga kesehatan diri dan
lingkungan. Upaya PHBS yang dapat dilakukan pada usia anak-anak diantaranya:
Mencuci
tangan dilakukan setiap selesai beraktivitas apakah itu membantu orang tua atau
bermain serta setiap sebelum makan. Mencuci tangan yang baik adalah mencuci
tangan di air yang mengalir, tujuannya agar kotoran dari hasil cuci sebelumnya
tidak ikut digunakan saat membilas, karena jika membilas dengan air kotoran
bekas mencuci maka kotorannya kan kembali menempel di tangan. Mencuci tangan
juga sebaiknya dilakukan dengan sabun dengan tujuan agar kuman-kuman penyakit
bisa lebih mudah diangkat dan dibunuh.
2. Makan sayur buah dan daging
2. Makan sayur buah dan daging
Makan
tidak hanya cukup dengan nasi, utamakan makan dengan sayuran, jika bisa lauknya
bervariasi setiap harinya. Makan yang sehat bukan berarti makan yang mewah yang
penting lengkap, ada nasi, sayur, daging, dan buah jika perlu tambahkan susu.
Belajarlah untuk menyukai makan sayur sejak kecil.
3. Jajan di kantin sekolah yang sehat
3. Jajan di kantin sekolah yang sehat
Saat
jajan di kantin sebaiknya pilih jajan yang sehat, jajan yang sehat itu adalah
jajan yang bersih dan jauh dari jangkauan lalat. Jajan makanan yang banyak
dihinggapi lalat bisa menyebabkan diare karena lalat yang tadinya hinggap di
kotoran akan membawa kuman penyakit pada makanan yang akan ia hinggapi.
4. Menggosok gigi secara teratur
4. Menggosok gigi secara teratur
Menjaga
kesehatan mulut dan gigi penting terutama saat masa pergantian dari gigi susu.
Cara yang paling mudah menjaga kesehatan mulut dan gigi adalah dengan menggosok
gigi secara teratur. Menggosok gigi sebaiknya dilakukan setiap selesai makan
dan sebelum tidur karena saat itulah kuman berkembang dengan cepat dan
berpotensi merusak gigi.
5. Mandi dan keramas teratur
5. Mandi dan keramas teratur
Mandi
penting agar kulit terhindar dari penyakit jamur seperti kada dan kurap. Mandi
bisa dilakukan 2 kali sehari atu jika kekurangan air 1 kali sehari cuku,
sedangkan keramas sebaiknya dilakukan setiap 3 hari sekali. Keramas bertujuan
agar rambut tetap sehat dan menghindari tumbuhnya kutu dan jamur
Sampah
merupakan tempat berkembangnya lalat dan kuman penyakit, dengan mengurangi
jumlah sampah berarti juga mengurangi lalat dan bibit penyakit. Cara mengurangi
jumlah sampah yaitu dengan membuang sampah pada tempatnya, jika perlu pisahkan
antara sampah plastik, kaca, kaleng, dan daun-daunan (organik) dengan membuang
dan memisahkan sampah, maka akan mempermudah pengelolaannya, sampah plastik,
kaca dan kaleng bisa dijual dan didaur ulang sedangkan sampah daun bisa
dijadikan pupuk atau dibakar saja.
Saat
ini banyak kasus di mana anak-anak sudah bisa merokok, mereka merokok karena
melihat orang tua atau kakaknya yang juga perokok. Merokok sama sekali tidak
memiliki dampak positif, tapi dampak negatifnya sangat banyak mulai dari segi
kesehatan dan juga keuangan, uang jajan bisa terpotong hanya untuk membeli
rokok, alangkah baiknya jika uang rokok itu dibelanjakan untuk makan atau
keperluan sekolah, karena itu jika ada orang dewasa yang menawari rokok,
sebaiknya langsung menghindar jika perlu bantu menyadarkan orang tua dan kakak
akan bahaya rokok.
8. Menimbang berat
badan dan mengukur tinggi badan setiap bulan
Mengukur tinggi dan berat badan penting untuk memantau pertumbuhan sehingga apabila terjadi kekurangan gizi bisa cepat ditangani.
9. Mengikuti kegiatan
olah raga di sekolah
Olahraga bertujuan untuk menjaga tubuh agar tetap sehat, olahraga seperti senam memang terlihat sepele tapi sebenarnya memiliki manfaat yang besar karena melatih otot tubuh agar tidak kaku selain untuk mendapatkan udara segar dan sinar matahari pagi sebagai sumber vitamin D.
10.
Memberantas jentik nyamuk secara rutin
Jika
di sekolah atau rumah ada bak penampungan air seperti gebeh atau bak mandi
sebaiknya rajin dikuras setiap minggu agar tidak menjadi sarang
perkembangbiakan nyamuk.
11. Buang air besar
dan buang air kecil di jamban sekolah
Buang
air besar di jamban bertujuan agar kotoran tidak dihinggapi lalat selain untuk
mencegah bau dan pemandangan yang tidak sedap.
12. Tidur yang cukup
Tidur
yang baik anak usia 6-12 tahun adalah selama 9-10 jam, tidur bisa dilakukan
mulai jam 9 malam sampai jam 6 pagi, sedangkan jamnya lagi untuk tidur
siang setiap selesai mengerjakan tugas di sekolah. Saat tidur di malam hari
sebaiknya dengan mematikan lampu, selain menghemat listrik tidur tanpa nyala
lampu membuat tubuh lebih cepat beristirahat.
Disusun Oleh: Nia Sri Mulyani
Kelompok: Ajat Sudrajat
Nia Sri Mulyani
Rian Rimenda
http://duniaiptek.com/perilaku-hidup-bersih-dan-sehat-untuk-anak-sekolah/







Comments
Post a Comment